Access Point
Mempunyai kegunaan sebagai Switch atau HUB di jaringan lokal, yang bertindak
untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless para client, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda
dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga
mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan
sinyalnya ( dalam satuan dBm ) semakin luas jangkauannya.
Contohnya :
Antena Wireless
Anda memerlukan antena untuk
memperluas coverage area hingga beberapa kilometer,
meski ketika anda membeli access point sudah dilengkapi antena,
namun belumlah cukup, untuk memperluas
area jangkauannya, anda memerlukan antena eksternal. Bahkan kini
semakin banyak jenis antena eksternal sesuai dengan kebutuhan anda.
Contohnya :
Kabel Pigtail
Atau kabel Jumper diperlukan untuk menghubungkan antara antena dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 1
meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal ( loss ). Pada
kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan
konektor yang melekat pada access point anda.
Contohnya:
POE
( Power Over Ethernet )
Fungsinya mengalirkan
listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP agar
kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk "menghidupkan" access
point maka anda memerlukan alat "POE" ini, dengan alat ini maka anda
tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower.
Contohnya:
Kabel UTP/STP
Diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel
pada LAN lokal anda, meski
namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan, jadi di ujung bawah dia bisa ditancapkan ke komputer
Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP/STP yang berkualitas baik
guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.
Contohnya:
Perangkat Tambahan
Penangkal
Petir ( Lightning Arrester )
Berfungsi menyalurkan
kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian ( grounding ),
komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan
antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang
tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan
terhadap serangan petir.
Contohnya:
Box
Access Point
Untuk
melindungi access point anda, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa
terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi
dengan kunci pengaman, dan box ini biasanya diletakkan persis di bawah
antena sejauh jangkauan kabel pigtail.
Contohnya:
Tower
Guna
mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu menaikkan antena
omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap
sinyal radio anda dengan baik.
Contohnya:
















